Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

The Divirgent Series : ALLEGIANT (2016) REVIEW : Break The Boundaries Of Your World

The Divirgent Series : ALLEGIANT (2016)

Dan sekali lagi, kategori buku-buku untuk orang dewasa muda menjadi tren yang hit di box office. Tapi, secara bertahap, hype film yang diadaptasi dari buku-buku untuk orang dewasa muda menurun. Hal itu terlihat sebagai akhir dari Mockingjay tidak memiliki pembukaan yang sukses, tapi masih di atas rata-rata. Membuat seri akhir di sebuah adaptasi dari populasi orang dewasa muda adalah tren baru untuk meningkatkan keuntungan. Dan sebuah buku oleh Veronica Roth juga mendapatkan perlakuan yang sama untuk adaptasi dari buku terakhir dari seri yang berbeda.

adaptasi cerdas dari keanggotaan Film buku yang berbeda akhir belum tentu penggunaan roda gaya bagian 1 atau bagian 2 ke akhir judul film. Allegiant, buku terakhir dari divergen seri membagi dua film dengan dua judul yang berbeda. Allegiant, untuk set pertama dan Ascending, untuk film penutup dari seri yang berbeda. Dan tahun ini, pelepasan Allegiant untuk sampul buku Divergen jembatan sisa-sisa ditangani oleh sutradara Robert Schwentke.

List Pemeran / Pemain Film The Divergent Series Allegiant

Shailene Woodley Sebagai Tris
Theo James Sebagai Four
Naomi Watts Sebagai Evelyn
Octavia Spencer Sebagai Johanna
Jeff Daniels Sebagai David
Zoë Kravitz Sebagai Christina
Ansel Elgort Sebagai Caleb
Miles Teller Sebagai Peter
Keiynan Lonsdale Sebagai Uriah
Daniel Dae Kim Sebagai Jack Kang
Maggie Q Sebagai Tori
Bill Skarsgård Sebagai Matthew
Jonny Weston Sebagai Edgar
Nadia Hilker Sebagai Nita
Andy Bean Sebagai Romit
Ray Stevenson Sebagai Marcus
Mekhi Phifer Sebagai Max


The Divergen Series: Allegiant muncul tidak cukup untuk memuaskan di box office. Ini jelas bukan pertanda baik untuk film yang diadaptasi dari kategori dewasa muda yang akan mulai dibuat dan dirilis oleh masing-masing produksi. Kinerja tidak meyakinkan di box office ternyata berbanding lurus dengan kinerja keseluruhan durasi film hingga 120 menit. The Divergen Seri: kinerja Allegiantmemiliki mulai penurunan dan tidak memiliki poin yang jelas harus dicari dan dicapai dalam film ini.
The Divirgent Series : ALLEGIANT (2016)


Tris (Shailene Woodley) dan kawan-kawannya sudah berhasil mengalahkan Jeanine (Kate Winslet). Tris hidup bersama dengan para non-faksi yang sekarang menjadi kawanan yang kuat dengan Evelyn (Naomi Watts) sebagai pemimpin mereka. Tetapi, apa yang dilakukan oleh Evelyn ternyata semakin mencurigakan. Hal tersebut membuat Tris dan kawan-kawannya ingin pergi dari tempat tinggal barunya dan ingin mengetahui apa yang ada di balik tembok kota Chicago paska kehancuran.

Tris dan kawanannya lari dari golongan non-faksi untuk menemukan kejelasan apa yang terjadi di balik dinding Chicago. Dan pada akhirnya, mereka bertemu dengan petinggi dari sebuah organisasi yang sedang mengawasi mereka di balik tembok Chicago bernama David (Jeff Daniels). Di sana, Tris dikenalkan dengan orang-orang baru yang sedang berusaha untuk mencari kebenaran tentang para penghuni faksi dan Divergent. Tetapi, organisasi tersebut juga ingin menguasai Tris sebagai alat pemberontakan. 

The Divirgent Series : ALLEGIANT (2016)

Film-film yang diadaptasi dari buku-buku kategori young-adult memang memiliki formula yang sama. Seri The Hunger Games bisa jadi menjadi pionir dari adaptasi film buku young-adult. Maka, satu persatu rumah produksi mengklaim buku-buku laris kategori young-adult untuk dijadikan setup baru untuk menghasilkan uang. Summit Entertainment setelah kehilangan The Twilight Saga, The Divergent Series adalah franchise baru yang mendatangkan uang bagi Summit Entertainment.

Bagaikan sebuah sleeper hit, The DivergentSeries berubah menjadi sebuah franchise besar yang mendatangkan uang. Tetapi, di setiap serinya tak dapat menghantarkan presentasi film yang benar-benar cemerlang. Penurunan kualitas terjadi di Insurgent, tetapi poin terendah dalam seri ini terdapat di film paling barunya yang sedang rilis tahun ini. Tak disangka, dengan visual efek yang megah dan terlihat elegan, The Divergent Series : Allegiant malah jatuh menjadi sajian yang sangat-sangat membosankan dan kebingungan.

Plot cerita di dalam film The Divergent Series : Allegiant ini hanya memiliki poin utama yang sangat kecil yang berusaha diraih. Tetapi, Robert Schwentke terlihat sangat malas untuk menjelaskan dunia milik The Divergent Series : Allegiant yang semakin memiliki komplikasi dalam masalahnya. Banyaknya cabang cerita dan karakter-karakter yang tak terurus membuat The Divergent Series : Allegiantbukanlah sesuatu yang menyenangkan untuk diikuti di 120 menit miliknya.

The Divirgent Series : ALLEGIANT (2016)

Banyak sekali karakter yang bermunculan sebagai formalitas adaptasi dari buku milik Veronica Roth. Penonton sama sekali tak diajak untuk bersimpati atas karakter-karakter yang ada di dalam film ini. Kerumitan plot cerita dengan cabang-cabang pertanyaan di dalam film ini akan semakin bertambah. Tetapi, Robert Schwentke terlihat amat malas untuk menerjemahkan naskah yang ditulis ramai-ramai oleh Noah Oppenheim, Adam Cooper, dan Bill Colage.

Dari 120 menit yang ada, alih-alih berusaha menjelaskan dunia milik The Divergent Series : Allegiant yang ada, Robert Schewentke malah terlalu asyik menggambarkan visualnya yang tak terlalu memiliki signifikansi dari sebelumnya. Lubang-lubang cerita milik The Divergent Series : Allegiantbenar-benar besar dan tak berusaha dijawab satu pun oleh sang sutradara. Dengan durasi 120 menit, jelas itu membuat penontonnya sia-sia duduk lama hanya menantikan kredit bergulir.

Belum lagi bangunan karakter yang semakin lama semakin tak karuan. Tak ada sama sekali dorongan kuat yang memberikan mereka alasan kenapa mereka ada di dalam film The Divergent Series : Allegiant. Pun, penonton akan dengan mudah lupa bahkan kebingungan untuk memahami setiap detil cerita dan karakter-karakter film yang  berusaha disampaikan oleh Robert Schwentke. Semua elemen dalam aspek pembangunan cerita terasa gagal memberikan relevansi kepada penontonnya. 

Break The Boundaries Of Your World

Robert Schwentke sudah seperti membiarkan cerita dalam film ini memiliki lubang besar. Schwentke karena tidak ada semangat dan mengatakan kepada penonton untuk menemukan jawaban mereka sendiri ke lubang di ceritanya. Juga melihat bagaimana para aktor dan aktris tampaknya semakin enggan untuk memberikan performa terbaik mereka. Namun, Shailene Woodley adalah skrining waktu penyelamat meskipun nya berkurang dan Theo James memburuk 120 menit milik The Divergen Seri: Allegiant.


The Divergen Seri: Allegiantseperti kehilangan harapan untuk menjembatani seri terakhir dari seri divergen ini. Narasi pengembangan karakter semakin malas dan semakin sadar membuat penonton tidak memiliki relevansi dengan dunia milik Tris dan teman-temannya. Aspek yang membantu The Divergen Seri: Allegiantdalam berbicara hanya efek visual juga hadir tidak semegah seri kedua. The Divergen Seri: Allegiant adalah titik terendah yang pernah disampaikan oleh seri divergen yang tidak memiliki setupterlalu yang kuat. Dan nasib The Divergen Seri: Ascendant hanya sebagai formalitas untuk menutupi cerita.
Break The Boundaries Of Your World

Post a Comment for "The Divirgent Series : ALLEGIANT (2016) REVIEW : Break The Boundaries Of Your World"